Pembicara : Prof DR Husein Haikal, MA
Gurubesar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Bapak Husein sedang berbagi cerita kepada mahasiswa Fikom Untar kelas Kapita Selekta
“Membuat sebuah judul penelitian harus menggunakan nalar dan penuh semangat, dengan hal itu kita pasti akan menghasilkan sebuah judul yang baik”, itulah kata-kata singkat dari Bapak Prof DR Husein Haikal, MA. Beliau adalah seorang guru besar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sekaligus penulis buku – buku tentang agama. Beliau sangat semangat dan ramah menyapa mahasiswa Fikom Untar kelas Kapita Selekta serta menceritakan beberapa pengalaman hidup menariknya kepada kami.
Umat beragama di Indonesia saling menghormati
Agama merupakan bagian dari budaya oleh karena itu kita harus menghormati agama satu dengan yang lain, tidak boleh merasa jika ajaran agama yang dianut paling benar. Semua agama mengajarkan kebenaran yang mutlak. Setiap agama mulai dari Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Konghucu mempunyai kekhasan. Kekhasan tersebut harus diketahui apabila ingin mendalami budaya dalam suatu lingkungan. Dalam kekhasan antara agama dan budaya harus seimbang agar semua hal positif dapat tercipta.
Menulis” merupakan suatu hal yang positif dari sebuah keseimbangan antara agama dan budaya. Dengan menulis, kita dapat menceritakan tentang suatu kronologi (peristiwa) sampai mengajukan sebuah pendapat yang bisa dijadikan sumber yang bermanfaat. Menulis tidak mempunyai batas contonya penulis buku “Laskar Pelangi” yakni Andrea Hirata. Menulis juga harus menggunakan ketulusan hati dalam arti tidak boleh menyalin dari tulisan milik orang lain dan mencari dari sumber-sumber yang konkret.
Kapsel kelas d fikom untar 2015
Kamis, 03 Desember 2015
Kamis, 19 November 2015
Communication is about sense
Pembicara: Novrizal
Berbicara mengenai komunikasi berarti berbicara mengenai rasa. Komunikasi adalah mengenai rasa. Berkomunikasi tanpa rasa akan terasa hambar. Ketika kita berkomunikasi dengan seseorang , kita harus menggunakan perasaan kita secara tulus. Berkomunikasi dengan rasa dan tanpa rasa akan memiliki feedback yang berbeda. Apabila berkomunikasi menggunakan rasa , kita akan mendapatkan feedback yang positif. Pihak komunikan akan dapat merasakan ketulusan yang kita miliki ketika berkomunikasi dengannya . Berbanding terbalik ketika kita berkomunikasi tanpa rasa. Kita akan mendapatkan feedback yang negatif dari lawan bicara. Contoh yang paling mudah adalah ketika kita mengatakan "Aku cinta kamu" pada seseorang yang kita sayangi , pastilah kita mengatakannya dengan perasaan yang tulus. Oleh karena itu feedback yang kita dapatkan juga akan positif. Tetapi ketika mengatakannya tanpa rasa apapun maka lawan bicara kita dapat merasakannya sehingga komunikasi menjadi tidak efektif dan feedback yang didapatkan cenderung bersifat negatif.
Maka, untuk dapat menjadi seorang komunikator Public Relations yang baik , kita harus mengenal 5 hukum komunikasi berikut ini
1. Respect
2. Empathy
3. Audible
4. Clarity
5. Humble
Berbicara mengenai komunikasi berarti berbicara mengenai rasa. Komunikasi adalah mengenai rasa. Berkomunikasi tanpa rasa akan terasa hambar. Ketika kita berkomunikasi dengan seseorang , kita harus menggunakan perasaan kita secara tulus. Berkomunikasi dengan rasa dan tanpa rasa akan memiliki feedback yang berbeda. Apabila berkomunikasi menggunakan rasa , kita akan mendapatkan feedback yang positif. Pihak komunikan akan dapat merasakan ketulusan yang kita miliki ketika berkomunikasi dengannya . Berbanding terbalik ketika kita berkomunikasi tanpa rasa. Kita akan mendapatkan feedback yang negatif dari lawan bicara. Contoh yang paling mudah adalah ketika kita mengatakan "Aku cinta kamu" pada seseorang yang kita sayangi , pastilah kita mengatakannya dengan perasaan yang tulus. Oleh karena itu feedback yang kita dapatkan juga akan positif. Tetapi ketika mengatakannya tanpa rasa apapun maka lawan bicara kita dapat merasakannya sehingga komunikasi menjadi tidak efektif dan feedback yang didapatkan cenderung bersifat negatif.
Maka, untuk dapat menjadi seorang komunikator Public Relations yang baik , kita harus mengenal 5 hukum komunikasi berikut ini
1. Respect
2. Empathy
3. Audible
4. Clarity
5. Humble
Langganan:
Komentar (Atom)